Jumat, 14 Agustus 2015

Cara mudah download video dari youtube.com, sebenarnya banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengunduh sebuah video dari youtube. tetapi paling sering saya lakukan adalah dengan memberikan inisial "ss" di depan alamat video yang mau kita download contoh :
1. buka youtube.com
2. pilih video yang kalian mau download
3. pada alamat/ situs yang ada di youtube
4. kalian berikan inisial "SS" seperti gambar dibawah ini:
5. tunggu beberapa detik nanti kalian akan di kirim ke situs download seperti dibawah ini :
nah di situ tinggal kalian pilih  extensinya mau yang mana contoh : 3.gp / mp4
terus klik download udah deh.

semoga bermanfa.at ya

Category: articles

Sabtu, 04 Juli 2015



Assalamuallaikum bertemu lagi bersama saya dengan inspirasi-inspirasi yang membuat anda menjadi lebih baik lagi. Disini saya akan menjelaskan tentang arti BUSUK dalam kehidupan sehari-hari. Apakah Anda tahu arti BUSUK tersebut?

Seharusnya muncul rasa mual setiap kali disebut atau mencium kata busuk. Seharusnya kita menyingkir, menutup hidung atau setidaknya bergidik saat bertemu dengan sesuatu yang busuk. Seharusnya kita tidak saja menghindar, tapi harus mengusir, menyingkirkan dan membasmi semua sember yang menyebarkan kebusukan.

Tapi kadang-kadang, bahkan kalian sering kali kita tak bisa melakukan itu semua. Padahal semua itu adalah fitrah. Kita dipaksa berkompromi dengan kebusukan. Kita terlibat dalam proses berkompromi dengan kebusukan. Kita terlibat dalam proses yang busuk. Bahkan lebih parah lagi, kita tak lagi mencium dan merasakan kebusukan, entah kenapa. Bisa jadi kita acuh, bisa pula tak berdaya, atau jangan-jangan kita sudah menikmati dan menjadi kebusukan itu sendiri.

Nyaris kita tahu semua, siapa yang busuk, dimana yang busuk, atau apa yang busuk. Tapi lagi-lagi kita hanya tahu dan tak berdaya. Kebenaran menjadi lumpuh, tak menghasilkan apa-apa. Kebaikan menjadi mandul tak melahirkan apa-apa. Jangan abaikan nurani, jangan sekali-kali melibas fitrah, kebusukan harus diperangi.

Setidaknya ada tiga pangkal yang harus kita rintis bersama. Pertama tentu saja memperbaiki individu kita sendiri. Kita harus mengubah diri sendiri menjadi lebah, mencari yang baik dan menghasilakan kebaikan. Tak suka yang busuk dan hanya mencari wewangian.

Setelah lahir individu-individu yang saleh baik secara personal maupun sosial, mereka harus menyerbu dan memperbaiki tatanan. Hukum harus diperbaiki, sistem harus dipenuhi kebaikan, dan pemerintahan yang bathil harus diruntuhkan. Karena, bagaimana pun baik sebuah sistem, masih saja menyisakan celah bagi orang-orang busuk untuk dimanfaatkan. Orang-orang baik seharusnya seperti ombak, tak kenal lelah menghajar karang untuk merebut pantai. Orang-orang baik harus berada di seluruh lapisan permerintahandan tatanan negara karena orang-orang busuk selalu mengintai dan mengincar sesuatu yang harus mereka dapatkan. Orang-orang baik harus menyerbu dan mengusir kebusukan yang berbentuk apa atau siapa yang berada dimana pun jua.

Setelah individu dan tatanan telah menjadi ladang garapan, selanjutnya, membentuk masyarakat yang baik adalah impian. Tentu saja selalu ada hal-hal yang buruk, tapi membangun  masyarakat yang baik sama sekali bukan utopia. Dan seharusnya, setiap muslim lebih dari uamt mana pun dalam hal ini. Sebab, islam adalah musuh abadi kebathilan.

Islam adalah cahaya yang mngusir gelap. Islam adalah kekuatan yang mengenyakan kebusukan. Seharusnya, kita berada pada baris pertama, berdiri paling dulu dan bersiap lebih awal menghadapi kebusukan. Itu semua karena kita seorang muslim yang percaya pada kebaikan sang maha baik.

Kita seharusnya menjadi bintang-bintang zaman. Dan itu tidak ada cara lain kecuali dengan menjadi hamba-hamba allah yang mulia. Hamba yang selalu berbuat baik dan memerangi kebathilan. Hamba yang tak pernah gentar menyapu kebusukan hamba yang tak kenal kompromi dengan segala bisikan setan


Jadi nyaris kita tahu semua, siapa yang busuk, dimana yang busuk, atau apa yang busuk. Tapi lagi-lagi kita hanya tahu dan tak berdaya. Kebenaran menjadi lumpuh, tak menghasilkan apa-apa kebaikan menjadi mandul tak melahirkan apa-apa.****
Category: articles

Jumat, 03 Juli 2015




Selamat pagi para sahabat sekalian, bertemu lagi bersama saya yang membuat Anda terinspirasi saat membaca atikel ini. Sekarang saya akan membicarakan tentang halangan dalam uang yang membuat Anda bisa menjadi orang yang kaya.

Mari kita lihat bagaimana dan mengapa sebagian orang justru  mencegah mereka sendiri untuk menjadi kaya.
Banyak orang merasa tidak nyaman dengan uang karena berbagai alasan sehingga mereka tetap saja miskin. Ini kedengarannya tidak masuk akal, tetapi benar. Bayangkan diri Anda dalam situasi berikut untuk melihat apakah Anda merasa enak atau tidak kalau mempunyai uang.

Situasi A
Anda baru saja menarik uang kontan sebesar 5000 dolar dari bank untuk membeli mobil bekas. Dalam perjalanan pulang dari bank Anda bertemu dengan seorang teman dan mampir di kafe untuk minum kopi. Sewaktu Anda membayar minuman, teman Anda melihat dompet Anda penuh uang.
Apakah Anda akan merasa malu dan buru-buru menjelaskan ke teman Anda alasan Anda membawa uang sebanyak itu, atau apakah Anda merasa nyaman membawa uang itu dan tidak mengatakan apa-apa kepadanya?
(AGAR BISA MEMPEROLEH UANG ATAU MENABUNGNYA ANDA HARUS MERASA NYAMAN DENGANYA. Jika Anda merasa tidak enak membawa atau memilikinya, dengan atau tanpa sadar Anda akan benar-benar tidak memilikinya.)
Dan jika teman  Anda ingin meminjam uang dari Anda apakah anda akan memberikannya  atau meminjamkannya padahal Anda sendiri juga membutuhkannya?

Situasi B
Di sebuah pesta, Anda bertemu seseorang yang dengan sungguh-sungguh mengatakan, tanpa menyombongkan diri, bahwa ia bisa memperolehuang dengan begitu mudah karena uang mengalir dari terlinganya. Bagaimana pendapat Anda tentang orang  ini dan tentang pendapatnya.
(AGAR KAYA, KITA PERLU MERASA SENANG MELIHAT KAMAKMURAN ORAN LAIN. Jika jauh dalam lubuk hati Anda-Anda menganggap orang kaya tidak baik hatinya, Anda akan tetapii miskin karena Anda tidak membenci diri sendiri, bukan?)

Situasi C
Anda sedang berbelanja dengan seorang teman dan ternyata dompet Anda ketinggalan dirumah. Teman Anda bisa meminjami Anda uang siang itu. Bagaimana perasaan Anda meminjam 50 dolar darinya? Apakah Anda lebih suka pulang dan mengambil dompet Anda?
(yang penting bagi kemakmuran Anda adalah Anda merasa layak ditolong. YANG PENTING ADALAH ANDA MERASA LAYAK MENDAPAT PERTOLONGAN, (DAN UANG) KARENA KEMAMPUAN ANDA MENERIMA MENENTUKAN KEMAKMURAN ANDA.)

Situasi D
ketika merogoh ke dalam saku, Anda measa uang sejumlah dua puluh dolra Anda hilang. Apakah Anda diam-diam berkata, “Ah, biarlah, mungkin orang lain lebih memerlukan uang itu daripada saya,” atau apakah Anda menyesali diri tak habis-habisnya karena kehilangan uang untuk membayar sewa itu?
(APABILA KITA TERLALU TERIKAT DENGAN UANG, KITA AKAN SULIT MEMPEROLEH DAN MEMPERTAHANKANNYA.)

Situasi E
Bayangkan uang yang Anda hasilkan dalam satu bulan lebih banyak dari yang dihasilkan ayah Anda dalam setahun. Bagaimana perasaan Anda tentang hal itu? Apakah Anda merasa “bersalah” atas keberhasilan itu. Bagaimana perasaan Anda tentang ayah Anda yang mengetahui keberhasilan Anda?
(APABILA KESUKSESAN MEMBUAT ANDA CANGGUNG, ANDA AKAN MENCEGAH DIRI ANDA SENDIRI UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN.)

Situasi F
Banyak orang menghubungkan kemiskinan dengan spiritualias. Anggapan mereka adalah menjadi miskin itu mulia.
Menurut Anda, bagaimana perasaan tuhan ketika Dia tahu Anda menghasilkan satu juga dolar per tahun? Apakah menurut Anda Dia akan berkata, “Bukan main rakusnya orang ini!” atau apakah menurut Anda Dia akan berkata, “Selamat! Kamu pasti telah melakukan sesuatu dengan baik.”

KEMAKMURAN DAN KEBEBASAN DARI KEINGINAN MENUNJUKKAN BAHWA KITA, SEBAGAI INDIVIDU, TELAH MENCAPAI KESEIMBANGAN. Buku-buku spiritual mendorong kita supaya berderma kepada kaum miskin, bukan bergabung dengan kemiskinan mereka.
Category: articles

Kamis, 02 Juli 2015

Assalamuallaikum sekarang kita akan membahas tentang “KEMAKMURAN”, apakah para pembaca mengetahui apakah itu kemungkaran. Disini kami akan memberikan informasi tentang KEMAKMURAN.
“Hal terbaik yang bisa Anda lakkukan untuk kaum miskin adalah tidak menjadi salah satu dari mereka”.
Berdasarkan pengalaman saya, banyak orang percaya bahwa kalau sudah samapi ke masalah uang dan kemakmuran, semua pikiran positif, kerja keras, dan sikap yang benar tidak akan pernah sedikit pun mempengaruhi kemampuan mereka untuk membayar semua rekening di akhir bulan.
Kenyataannya adalah pikiran sadar dan bawah sadar Anda selalu menciptakan berbagai hasil dalam kehidupan Anda Termasuk menentukan jumlah simpanan Anda di bank. Kemakmuran atau ketidakmakmuran Anda adalah hasil dari pikiran Anda. Pikiran dan sistem kenyakinan menentukan posisi Anda, dan Anda akan menjadi kaya atua miskin tergantung bagaimana Anda melatih pikiran Anda. Yang Anda pikirkan adalah yang Anda peroleh. Jika Anda berpikir diri Anda miskin, Anda miskin. Jika Anda berpikir diri Anda kaya, Anda kaya.
Mari kita ambil contoh Mahmid yang percaya bahwa ia harus berjuang untuk membayar semua rekening bulanannya. Mahmid mungkin hanya akan melamar pekerjaan yang gajinya rendah karena menurutnya posisi itulah yang sesuai untuknya. Ia mungkin hanya bergaul dengan orang yang keadaan ekonominya setaraf dengannya karena di lingkungan itulah ia merasa nyaman. Orang-orang ini menegaskan pemikirannya bahwa hidup itu sulit. Dengan teman-taman seperti itu, ia akan cenderung tidak mengembangkan pemikirannya sampai ke kemungkinan yang dapat diwujudkannya.
Mahmid mungkin berasal dari keluarga yang mempunyai sikap yang sama terhadap uang dan selalu serba kekurangan. Kondisi ini memperngaruhi sistem keyakinan mahmid.
Sebagai besar hasil yang kita peroleh dalam hidup ini bersumber dari apa yang kita harapkan. Jika Mahmid mengharapkan kekurangan uang, itulah yang akan diperolehnya. Karena ia mempunyai suatu program di sel-sel otaknya yang mengatakan, “kamu tidak akan pernah punya uang, Mahmid,” maka tanpa disadarinya, setiap kali ia punya uang lebih, ia akan menghabiskannya. Tanpa disadarinya pula, ia akan berpendapat, “Rasanya aneh; punya uang lebih seperti ini! Sebaliknya aku membeli sesuatu agar aku merasa normal kembali tak beruang!”
Dengan berbicara pada diri sendiri, Mahmid juga akan mempertebal keyakinannya bahwa masalah uang adalah bagian penting dari kehidupan. Ia akan berkata pada dirinya sendiri, “Aku tidak akan pernah punya uang karena aku tidak berpendidikan.” Jika pendidikan yang tinggi berperan penting dalam upaya menjadi kaya, para profesor di universitas mungkin sudah menjadi jutawan sekarang. Saya kenal banyak orang berpendidikan tinggi yang selalu tak beruang, dan banyak orang berpendidikan rendah yang luar biasa kayannya.
Mahmid mungkin berdalih, “Aku memilih pekerjaan yang salah. Pekerjaanku tidak bisa membuatku kaya,” pada kenyataanya, banyak orang yang melakukan pekerjaan sembilan sebagai langkah awal menjadi kaya. Sementara sebagian lainnya ganti pekerjaan.
Waktu mungkin adalah kuncinya. Mahmid mungkin berdalih ia tidak mempunyai cukup waktu untuk bisa kaya. Bagini Mahmid, semua orang mempunyai waktu yang sama, yaitu dua puluh empat jam setiap hari tidak seorang pun yang mendapat lebih atau kurang dari itu.
Selanjutnya, teman kita ini mungkin membantah bahwa ia ingin makmur tetapi tanpa perlu membanting tulang. Sekali lagi, kita bisa melihat ribuan orang yang bekerja berjam-jam dan tetap saja miskin. Di sisi lain, ada yang bekerja dalam batas waktu yang wajar dan menjdai kaya. Kerja keras hanya salah satu unsur, tetapi tidak menjamin Anda bisa kaya! Jika Anda bekerja mencabuti bulu ayam di pabrik selama sepuluh jam sehari, usaha mencabuti bulu ayam lebih banyak tidak membuat Anda lebih kaya. Dalam posisi demikian, yang Anda perlukan adalah pergantian strategi!
Saya bukannya ingin membuat penilaian di sini. Uang bisa berarti baik, juga bisa berarti sebaliknya. Uang adalah uang. Mahmid, atau siapa pun juga, mungkin benar-benar bahagia dengan keadaanya sekarang. Yang ingin saya tekankan adalah keadaan Mahmid dciptakan oleh dirinya sendiri. Jika ia memutusakan berubah, ia pasti bisa meraih tujuannya.

Sebentar lagi kita akan melihat beberapa tindakan yang bisa dilakukan Mahmid (atau Anda) untuk mejadi kaya.
Category: articles

Rabu, 01 Juli 2015


Hai sobat para pembaca ketemua lagi bersama saya si pemberi informasi untuk membuat perubahan kepada Anda-Anda sekalian. Sekarang yanga menjadi topik kita pada hari ini adalah tentang bagimana kita menjadi bagian dari dunia kita ini dalam kehidupan sehari - hari. Kita sangat mudah terpengaruh oleh orang di sekitar kita. Apakah Anda kenal seseorang yang tinggal di luar negeri selama setahun atau lebih, dan pulang denganlogat bicara Negara yang dikunjunginya ? Apakah Anda kenal anak berumur lima tahun yang bertatih ke sekolah dengan polos dan lugu, dan dalam waktu singkat, mereka tahu sumpah serapah lebih banyak dibandingkan orang-orang sesusia Anda?
Kita menjadi bagian dari lingkungan sekitar kita. Tidak seorang pun di antara kita yang kebal terhadap pengaruh dunia kita, seperti teman-teman kita, keluarga kita, rekan-rekan kerja kita, televisi, Koran, radio, buku, dan majalah yang kita baca. Janganlah kita berpura-pura seolah kita tak tersentuh oleh berbagai hal dan orang dalam hidup kita. Pikiran dan perasaan kita, tujuan dan tindakan kita terus-menerus dibentuk oleh semua yang ada dan hidup bersama kita.
Fred berangkat ke tempat kerjanya yang baru di sebuah pabrik. Fred beristirahat sepuluh menit, sementara rekan-rekannya beristirahat tiga puluh menit. Fred heran, “Kenapa kalian ini?”
Dua minggu kemudian, Fred beristirahat dua puluh menit. Sebulan kemudian Fred beristirahat tiga puluh menit. Fred berdalih, “jika tidak bisa mengalahkan mereka, bergabunglah dengan mereka. Kenapa akau harus bekerja lebih keras dibandingkan orang lain?”
Sepuluh tahun kemudian, Fred memiliki waktu istirahat terlama di pabrik itu. Ia telah mengadopsi sikap rekan-rekan kerjanya.
Hal yang paling menarik dari menjadi seorang manusia adalah pada umumnya kita tidak menyadrai adanya perubahan dalam jiwa kita. Yang terjadi adalah sama seperti kalau kita kembali ke tengah-tengah kabut asap di kota setelah beberapa minggu menghirup udara segar di pegunungan. Pada saat itulah kita menyadari bahwa kita telah terbiasa dengan udara yang buruk.
Bargaullah dengan orang-orang kritis dan kita pun belajar mengritik. Bergaullah dengan orang-orang yang bahagia dan kita pun belajar tentang kebahagiaan. Bergaullah dengan orang-orang yang hidupnya kacau balau dan hidup kita pun akan kacau balau. Bergaullah dengan orang yang antusias dan kita pun menjadi antusias. Bergaul dengan petualang membantu kita menjadi petualang pula dan orang yang makmur membangkitkan semangat kita unutk menjadi makmur.
Ini semua berarti bahwa kita perlu memutuskan apa yang kita inginkan dari hidup ini dan kemudian memilih teman-teman yang sesuai dengan keinginan itu. Anda mungkin berkata, “Itu pasti membutuhkan usaha dan mungkin tidak menyenangkan. Aku mungkin menyinggung perasaan teman-temanku yang sekarang.” Betul! Tetapi ini adalah hidup Anda!
Fred mungkin berkata, “Saya selalu kehabisan uang, sering tertekan, punya pekerjaan yang membosankan, sering sakit, tidak punya tujuan dan saya tidak pernah melakukan hal-hal yang menarik.” Lalu kita menemukan bahwa teman-teman dekat Fred selalu tidak punya uang, sering tertekan, mempunyai pekerjaan yang membosankan, sering sakit, tanpa tujuan dan berharap hidup ini lebih menyenangkan. Ini bukan kebetulan. Juga bukan urusan kita untuk menilai Fred. Bagaimanapun juga, jika Fred ingin memperbaiki kualitas hidupnya, langkah pertama yang harus dilakukannya adalah mengetahui apa yang telah berlangsung selama ini.
Tidak mengherankan jika mereka yang berprofesi sebagai dokter memiliki kesehatan yang buruk karena mereka menghabiskan waktu di sekitar orang-orang yang sakit. Para psikiater mempunyai dorongan bunih diri yang tinggi karena alasan-alasan yang sama. Secara tradisional, Sembilan dari sepuluh anak yang orangtuanya merokok, juga merokok. Obesitas sebgaian adalah masalah lingkungan. Orang miskin mempunyai teman-teman yang miskin. Orang kaya mempunyai teman-teman yang kaya. Orang sukses mempunyai teman-teman yang sukses. Dan begitu seterusnya.

Rangkuman

BILA ANDA SERIUS INGIN MENGUBAH HIDUP ANDA, SERIULAH MENGUBAH SEMUA YANG MENGELILINGI ANDA.
Category: articles

Selasa, 30 Juni 2015



Assalamuallaikum bertemu lagi bersama saya dengan artikel – artikel yang bermanfaat buat para pembaca. Sementara kita membicarakan kesehatan, mari kita lihat rasa sakit. Misalnya jika Anda kebetulan bertemu John Brown setelah seselama satu jam ia berada di ruang praktek dokter giginya dan Anda berkata, “Rasa sakit itu nikmat, bukan?” John akan mengira Anda agak sinting. Demikian pula, setelah jari – jari Anda melepuh terkena kompor di dapur, Anda tentu tidak mengatakan bahwa rasa sakit itu menyenangkan.
Tetapi mari kita andaikan Anda tidak merasa sakit sedikit pun. Anda bisa tanpa sadar bersandar pada kompor listrik selama dua puluh menit sampai Anda dengan santai berpaling ke tangan Anda, yang sudah menjadi tongkat hitam yang terbakar hangus. Jika secara fisik Anda tidak merasa sakit, ketika pulang dari kerja lalu membungkuk akan memakai sandal, Anda mungkin berkata dalam hari, “Wah! Kakiku yang sebelah kiri hilang. Pasti terpotong di suatu tempat.
Apakah terjepit lift atau digigit anjing Doberman tetangga sebalah? Pantas tadi siang aku merasa agak aneh sewaktu bejalan.”
Rasa sakit fisik memiliki segi positif yang sahih. Rasa sakit senantiasa memberi kita umpan balik tentang apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan. Betapa memalukannya jika di tengah – tengah romantisnya acara makan malam yang diterangi cahaya lilin kita berkata, “saya tidak bisa menikmati hidangan pencuci mulut, Sayang. Lidahku baru saja tergigit sampai putus. “(tentu saja, penjelasannya dalam bahasa isyarat.)
Jika kita makan terlalu banyak atau kurang tidur atau bagaian tubuh kita terlalu lelah atau ada yang patah dan butuh istirahat, system alarm otomatis kita yang mengagumkan akan memberi tahu kita.
Rasa sakit emosional juga bekerja dengan cara yang sama. Jikga kita terluka secara emosional, berarti kita erlu mengubah pendekatan kita atau melihat sesuatu dari sudut pandang lain. Jika kita merasa disakiti, dikecewakan, atau ditinggalkan oleh sesorang dalam hidup kita, pesannya mungkin, “Cintailah mereka yang ada dalam hidup Anda tanpa pamrih. Terimalah mereka apa adanya dan terimalah apa yang ingin meraka berikan tanpa prasangka apa pun.” Kemungkinan lain, pesannya adalah, “Jangan biarkan tindakan orang lain menghancurkan harga diri Anda.”
Jika rumah Anda terbakar atau seseorang mencuri mobil Anda, Anda mungkin akan merasa sedih dan marah. Ini normal dan manusiawi. Jika Anda memilih belajar dari peristiwa itu Anda mungkin akan menyadari bahwa Anda bisa hidup bahagia tanpa terikat dengan benda-benda yang begitu Anda sayangi. Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa orang-orang sukses belajar dari pengalaman-pengalaman seperti itu dan menyesuaikan nilai-nilai mereka sehigga seandainya peristiwa-peristiwa yang tidak diharapkan bener-benar terjadi, dampaknya tidak terlalu menyakitkan.

Rangkuman
Rasa sakit menyebabkan kita berkontemplasi: mengubah haluan. Rasa itu mendesak kita untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Jika kita tetap melakukan kebodohan yang sama, kita akan terus menerus merasa sakit baik emosional maupun fisik. Kita mungkin saja berkata, “seharusnya hal itu tidak menyakitkan, aku tidak mau hal itu menyakitkanku,” tetapi kita toh tetap saja merasa sakit. Beberapa orang berusaha agar tetap sakit dua puluh empat jam sehari, tiga ratus enam puluh lima hari setahun. Meraka tidak pernah menyadari bahwa sudah waktunya mengangkat tangan mereka dari kompor yang menyala.

Category: articles

Senin, 29 Juni 2015


hai para pembaca. ketemu lagi sama saya orang biasa saja yang bisanya hanya menulis seperti ini. oia sekarang saya mau membahas tentang cara jitu mengatasi lapar bulan puasa. nah buat kalian para muslim yang sekarang lagi menjalankan puasa saya akan berbagi beberapa hal yang berkaitan dengan puasa dan cara agar tetap fit dan tidak lapar pada bulan puasa, berikut tips tips yang bisa kalian pakai agar puasa kalian lancar.

pertama untuk anak sekolah
ujian puasa pada anak sekolah adalah ketika melihat teman yang tidak berpuasa mengakibatkan yang berpuasa kefikiran. ya mungkin kalian tidak tapi beberapa di antara kalian pasti ada yang seperti itu. nah cara mengatasi hal ini hanya dengan istigfar dan jangan membawa uang lebih kesekolah bawa uang secukupnya saja. cukup buat beli rumah cukup buat beli mobil. hahha bercanda jadi jangan membawa uang lebih asal cukup untuk mengatasi masalah jika ada hal-hal yang bisa menimpa kita

kedua untuk para pekerja lapangan
mungkin yang bekerja lapangan befikir ."enak yang bekerja di kantor siang tidak kepanasan kerja cuman duduk saja" hal itu bukanlah alasan buat kalian membatalkan puasa kalian. taukah kalian jika kalian masih berpuasa dengan keadaan yang seperti kalian alami sekarang yaitu kepanasan kalian akan mendapatkanpahala yang lebih besar karena cobakan yang kalian terima itu lebih besar.

tips mengatasi laparnya adalah :
1. buka secukupnya
2. jangan tidur terlalu malam
3. makan sahur secukupnya
4.waktu sahur minumlah minuman yang manis
5. makanlah buah"an.

udah sampai itu aja. semoga bermanfaat terimakasih sudah mampir
Category: articles